ketika bertahan menjadi pilihan akhir dalam penantian,
sebuah kata yang berawal dari senyuman manis, seakan membawa arti mendalam bagi setiap hati insan yang mendapatinya, seperti aku, ya aku seorang wanita yang kini berada dalam dilema yang tiada tau akan akhir dari sebuah perjalanan "cinta"
sedih, bukan sedih, namun tak tau mengapa air mata ini tak dapat sembunyi erat untuk menggenggam kata pasti yang tak bisa terucap.
tersenyum dibalik kepedihan bukan juga menjadi sebuah pilihan, namun harus ku akui itu yang kulakukan selama ini.
menjadi seperti apa yang mereka kehendaki mungkin tak akan menjadi pilihanku, namun beri meskipun hanya sedikit cahaya penerang demi semua apa yang kami katakan "ketulusan".
seakan membawa berjuta mimpi yang masih aku percayai untuk memeluk dan membawanya bersama dalam kedamaian tak urung menjadi hanya "minat"!!!
bukan aku, jika hanya berjalan sejauh ini, bukan aku jika hanya berdiri di tempat ini, dan bukan aku jika menyerah akan semua keadaan ini.
sebuah alasan yang membuatku bangkit mungkin masih terlalu abstrack, namun tak mengapa semua ini indah, karena aku tau yang bersedih, tersenyum, bahkan bahagia bukan hanya aku, jika bersama ataupun terpisah.
yang telah pergi bukan berarti dilupakan, tapi biarkan tetap singgah dan terkenang di memory hati
mencari penggantinya bukan berarti mengkhianati segala yang pernah dijalani dengan memutuskan silahturahmi, tetapi mencari yang lebih baik seperti apa yang dimau hati.
hidup ini bukan untuk menyesali yang telah pergi atau yang akan pergi, mempersiapkan hati besar untuk menerima kenyataan seperti apa yang di mau hati.
selama masih di beri waktu untuk bersama, jangan pernah memaksakan untuk berpisah, karena perasaan yang lebih indah terapresiasi dari ketulusan yang tampak dari perbuatan. jangan sia-siakan aku dan hati aku!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar